Banda Aceh-Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Strategi Merintis dan Mengembangkan Usaha Peternakan yang Profesional, Berkelanjutan dengan Ketaqwaan”. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dan tokoh internasional di bidang peternakan sebagai upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengembangan usaha peternakan modern yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual. Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKH USK, Prof. Dr. drh. Erwin, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi, serta integritas dalam membangun sektor peternakan yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kuliah umum ini difasilitasi oleh drh. Ramzi, CA., MM, alumni Fakultas Kedokteran Hewan USK yang aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan di bidang peternakan.

Sebagai pemateri utama, hadir Sheikh Dr. Reza Abdul Jabbar, anggota Dewan Pimpinan New Zealand Board of Imams sekaligus pengusaha sapi perah yang telah berpengalaman mengembangkan usaha peternakan di tingkat internasional. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi membangun usaha peternakan yang profesional, mulai dari perencanaan bisnis, pengelolaan sumber daya, penerapan teknologi, hingga pentingnya menjaga nilai-nilai ketakwaan sebagai fondasi keberhasilan usaha yang berkelanjutan. Menurut Sheikh Dr. Reza Abdul Jabbar, keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga oleh integritas, kejujuran, serta komitmen dalam menjalankan usaha sesuai prinsip-prinsip etika dan agama. Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan usaha yang produktif, berdaya saing, dan memberikan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh. Safridal, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas mahasiswa dan pelaku peternakan melalui kegiatan akademik dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kuliah umum berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan peserta yang hadir. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling menarik, di mana peserta memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber mengenai peluang dan tantangan pengembangan usaha peternakan di era modern. Melalui kegiatan ini, FKH USK berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda peternakan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan kewirausahaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, profesional, serta berorientasi pada pembangunan peternakan yang berkelanjutan dan bernilai ibadah.