Banda Aceh-Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala kembali menunjukkan komitmennya dalam edukasi kesehatan masyarakat veteriner melalui penyelenggaraan Webinar SPPHQ 2026 yang dilaksanakan secara hybrid pada Minggu (10/5/2026).

Kegiatan yang dipanitiai oleh UKM HiMPHarsia ini berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari peserta, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring. Webinar secara resmi dibuka oleh Dr. drh. Faisal Jamin, M.Si. dengan menghadirkan Dr. drh. Denny Widaya Lukman, M.Si. sebagai narasumber utama. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi bertajuk “Peran Kesmavet dalam Menjaga Higiene dan Sanitasi Hewan Qurban.” Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) memiliki peranan penting dalam memastikan hewan qurban memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

Pengawasan dilakukan mulai dari pemeriksaan kondisi hewan sebelum penyembelihan, proses penyembelihan yang sesuai syariat dan higiene, hingga pendistribusian daging kepada masyarakat agar tetap aman untuk dikonsumsi. Kegiatan ini turut didampingi oleh drh. Azhari, M.Si. serta pembina UKM HiMPHarsia, Dr. drh. Juli Melia, M.Si. Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif, di mana peserta memperoleh berbagai wawasan baru mengenai penerapan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam pelaksanaan qurban. Melalui Webinar SPPHQ 2026, FKH USK berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan semangat pengabdian mahasiswa maupun masyarakat dalam mendukung pelaksanaan qurban yang higienis, sehat, aman serta berkualitas.