Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK) menerjunkan sekitar 200 sivitas akademika untuk memberikan pelayanan kesehatan ternak di tiga gampong dalam Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk kontribusi FKH USK dalam meningkatkan kesehatan ternak, mendukung produktivitas peternakan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Pelaksanaannya juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan yang dipusatkan pembukaannya di Gampong Cot Lamme tersebut menyasar tiga gampong, yakni Cot Lamme, Leupung Mesjid, dan Lambunot Paya. Sebanyak 200 peserta yang terlibat terdiri atas dosen, dokter hewan, mahasiswa, serta unsur pendukung lainnya.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, S.E., M.Ec.Dev. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, drh. Ade Kurniawan Abdy,  Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, S.E., M.M., petugas lapangan dari Pusat Kesehatan Hewan (Poskeswan) Kecamatan Kuta Baro; serta para geuchik dari ketiga gampong sasaran. Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan pelayanan berupa pemeriksaan dan pengobatan ternak secara massal, pemberian obat cacing, serta vitamin bagi ternak milik masyarakat. Pelayanan ini diharapkan dapat membantu peternak menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyakit yang dapat mengganggu produktivitas ternak.

Dekan Fakultas Kedokteran Hewan USK, Prof. Dr. drh. Nuzul Asmilia, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya FKH USK untuk meningkatkan kesadaran peternak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan dan melakukan pencegahan penyakit sejak dini.

Menurutnya, kesehatan hewan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan produktivitas ternak. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan ternak perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kegiatan pengabdian ini, FKH USK dan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor peternakan yang berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan klinis, kepedulian sosial, serta kemampuan berinteraksi dengan peternak.

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1051134/fkh-usk-terjunkan-200-sivitas-akademika-layani-kesehatan-ternak-di-tiga-gampong-aceh-besar